Bintan | beritabatam.co – Indofood Bintan Triathlon 2026 diikuti 583 peserta dari 32 negara. Ajang olahraga yang berlangsung di kawasan Lagoi Bay, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, pada 2–4 Oktober 2026 tersebut turut diarahkan untuk memperkuat sektor sport tourism dan aktivitas ekonomi lokal.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melepas peserta di Lagoi Bay Beach, Sabtu (3/10/2026). Menurut Ansar, kehadiran peserta dari berbagai negara tidak hanya menjadi bagian dari kompetisi olahraga, tetapi juga membuka peluang promosi destinasi wisata Bintan dan Kepulauan Riau.
“Indofood Bintan Triathlon menjadi salah satu event yang mempertemukan olahraga dan pariwisata. Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan bahwa Bintan memiliki daya tarik sebagai destinasi sport tourism,” ujar Ansar.
Ia mengatakan pemerintah daerah mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga internasional yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata.
Berdasarkan data penyelenggara, sekitar 60 persen peserta Indofood Bintan Triathlon 2026 berasal dari mancanegara, sedangkan 40 persen lainnya merupakan peserta dari Indonesia.
Peserta internasional berasal dari 32 negara. Singapura, Prancis, Jepang, Inggris, dan Australia tercatat sebagai lima negara dengan jumlah peserta terbanyak.
Para peserta mengikuti sejumlah kategori, mulai dari Olympic, Sprint, Relay, Duathlon, Youth, Kids, Splash & Dash, hingga Family Duo.
Lintasan perlombaan menggabungkan tiga cabang olahraga, yakni berenang di perairan Lagoi Bay, bersepeda di kawasan Bintan Resorts, kemudian berlari di sekitar Lagoi Bay.
Konsep tersebut mengusung semangat “Where Challenge Meets Paradise” dengan memadukan tantangan olahraga dan lanskap wisata Pulau Bintan.
Ajang ini juga diikuti dua atlet triathlon Indonesia yang pernah meraih medali SEA Games, yakni Rashif Amila Yaqin dan Martina Ayu Pratiwi. Sejumlah komunitas triathlon dari berbagai daerah juga turut ambil bagian.
Indofood Bintan Triathlon pertama kali diselenggarakan pada 2005 dan telah berlangsung selama lebih dari dua dekade. Penyelenggaraan 2026 kembali melibatkan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk sebagai sponsor utama bersama Bintan Resorts dan TriFactor.
Ansar mengatakan keberlangsungan ajang tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara, pelaku usaha, sponsor, komunitas olahraga, dan berbagai pihak lainnya.
“Kita berharap kolaborasi ini terus diperkuat sehingga event olahraga berskala internasional semakin banyak hadir di Kepri. Selain meningkatkan aktivitas olahraga, event seperti ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keindahan Bintan kepada masyarakat internasional,” katanya.
Selain aktivitas olahraga, penyelenggaraan Bintan Triathlon juga melibatkan berbagai tenaga pendukung. Sekitar 450 orang terdiri atas tenaga medis, personel keamanan, dan tenaga operasional terlibat selama rangkaian kegiatan.
Kehadiran peserta, pendamping, pengunjung, serta tenaga kerja selama event berpotensi meningkatkan aktivitas sejumlah sektor ekonomi lokal, antara lain akomodasi, makanan dan minuman, transportasi, jasa penyewaan, pengadaan peralatan, hiburan, dan layanan pariwisata lainnya.
Namun, besaran nilai ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan event tersebut belum disampaikan secara resmi dalam data yang tersedia.
Karena itu, dampak ekonomi Bintan Triathlon lebih tepat dilihat dari aktivitas konsumsi dan jasa yang muncul selama kegiatan, bukan sebagai nilai transaksi ekonomi yang telah dihitung secara keseluruhan.
Ansar berharap Bintan Triathlon dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kalender kegiatan olahraga dan pariwisata di Kepulauan Riau.
“Semoga Indofood Bintan Triathlon terus berkembang dan semakin banyak menarik peserta dari dalam maupun luar negeri. Kita ingin olahraga, pariwisata, dan ekonomi lokal dapat tumbuh bersama melalui event-event seperti ini,” ujar Ansar.
Dengan jumlah peserta internasional yang mencapai sekitar 60 persen, penyelenggaraan Bintan Triathlon 2026 menjadi salah satu momentum untuk mempertemukan kegiatan olahraga dengan promosi destinasi wisata sekaligus menggerakkan aktivitas usaha di kawasan Bintan. (PR-Kepri)










Discussion about this post