
Batam I beritabatam.co : Tim panitia khusus DPRD Batam bersama organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Batam rampungkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Batam tahun 2021, sebagaimana terpantau dalam Laporan pansus atas LKPj dalam forum Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Jumat (13/05/22).
“LKPJ ini telah dibahas secara marathon, bersamaan dengan bulan Ramadan dan situasi pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan semangat anggota pansus untuk menyelesaikannya tepat waktu,” ujar Kamaluddin.
Laporan yang dibacakan Ketua Pansus LKPJ, Aman S.Pd, tercatat poin penting pembahasan LKPJ 2021.
Pansus menyoroti empat ruang lingkup berupa capaian indikator makro ekonomi dan sosial daerah; capaian indikator kinerja visi dan misi daerah; capaian indikator kinerja keuangan daerah; dan capaian indikator kinerja organisasi perangkat daerah.
Dari segi evaluasi kinerja makro ekonomi, dinilai bahwa pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun berpengaruh terhadap menurunnya capaian ekonomi. Namun, pansus memandang perekonomian Batam di tahun 2022 telah mulai pulih.
Terbukti sebagaimana dilaporkan dalam LKPJ 2021, ekonomi Batam tumbuh positif 4,75 persen, yakni meningkat dibanding tahun 2020 yang tumbuh minus 2,55 persen.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun 2021 capau 11,64 persen, yakni turun 0,15 persen dibanding tahun 2020 sebelumnya yang sebesar 11,79 persen.
Meski demikian, pansus menyoroti angka kemiskinan masih meningkat 0,30 persen dari tahun sebelumnya.
Dimana persentase penduduk miskin menjadi 5,05 persen di tahun 2021, sementara di tahun 2020 4,75 persen.
“Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan Pemerintah Kota Batam dalam mengatasi dampak dari pandemi Covid-19 untuk menekan atau menahan laju peningkatan kemiskinan pada tahun 2021 belum cukup efektif hasilnya,” ujar Aman. (TrB)














Discussion about this post