beritabatam.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
PRICING
SUBSCRIBE
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Internasional

Fakta Kejanggalan Pengakuan Serangan India ke Pakistan

Berita Batam by Berita Batam
Maret 8, 2019
0

Internasional | beritabatam.co : Tim Reuters temukan beberapa kejanggalan pengakuan penyerangan India terhadap Pakistan beberapa hari lalu.

Sebelumnya, India mengaku pesawat tempurnya membombardir markas gerilyawan di wilayah Pakistan. Serangan disebut menghancurkan sebuah sekolah danmenewaskan gerilyawan.

RELATED POSTS

PLN EPI Sepakati Perjanjian Penyambungan Pipa Dengan Operator West Natuna Group

Ditpam BP Batam Bersama TNI dan Polri Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di KKOP Bandara

Universitas Islam As-syafi’iyah Perluas Jejaring Global di Persatuan Emirat Arab

Tinjau Kondisi 4 Waduk, Waka BP Batam Pastikan Progres Perbaikan Pipa Distribusi dan Ketahanan Air Terjaga

Namun kejadian ini justru menimbulkan beberapa kejanggalan. Tim Reuters mencoba mengunjungi lokasi kejadian,  hasilnya sekolah tersebut tidak mengalami kerusakan bahkan terlihat sepi.

“Kami melihat madrasah, atau sekolah agama, pada hari Kamis dari jarak 100 meter di lokasi kawah tempat dua rudal India menyerang. Bangunan itu sendiri, yang terletak di atas bukit dan dikelilingi oleh pohon-pohon pinus, tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan atau aktivitas,” ujarnya seperti dikutip dari laman Reuters, Jumat (8/3).

Gambar-gambar satelit resolusi tinggi juga menunjukkan bahwa madrasah, yang dijalankan oleh kelompok militan Jaish-e-Mohammad masih berdiri dan hampir tidak berubah dari foto satelit April 2018 dari fasilitas tersebut.

Penduduk setempat mengatakan kepada Reuters bahwa sekolah itu, di dekat desa Jaba dan kota Balakot di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, tidak lagi beroperasi. “Itu ditutup pada Juni tahun lalu,” kata seorang warga.  “Dulunya adalah madrasah tetapi tidak lagi aktif,” ucapnya sambil menunjuk ke sebuah bangunan putih di atas salah satu bukit di sekitar Jaba.

Seorang lelaki lain, Mohammad Naseem, mengatakan madrasah di daerah itu yang dibuka pada masa pemerintahan Jenderal Zia-ul-Haq 1978-88. Tetapi madrasah tersebut sudah tidak beroperasi. Hal ini lantaran kebijakan Islamisasi Zia dipandang telah meradikalisasi masyarakat Pakistan.

Reuters tidak diizinkan mengakses situs madrasah dari jalan yang berbeda karena pejabat keamanan Pakistan khawatiran keamanan. Para pejabat militer yang ditempatkan di dekat lokasi itu tidak ingin berbicara tentang fasilitas JeM tetapi mengatakan tidak ada kerusakan yang disebabkan oleh bangunan apapun dan tidak ada korban jiwa dalam serangan India.

“Mereka mengatakan bahwa mereka membunuh 300 orang tetapi mereka bahkan tidak mendapatkan 300 pohon,” kata seorang tentara.

Pemerintah Perdana Menteri India Narendra Modi telah mengatakan misil-misilnya pada 26 Februari mengenai semua sasaran yang dimaksudkan, termasuk madrasah.

Kementerian luar negeri dan pertahanan India tidak menjawab pertanyaan yang dikirim melalui email yang dikirim dalam beberapa hari terakhir, untuk mengomentari gambar satelit tentang serangan udara.

Jaish-e-Mohammed (JeM) mengklaim bertanggung jawab atas serangan 14 Februari dan menewaskan sedikitnya 40 polisi paramiliter India. Serangan itu membuat hubungan Pakistan-India memanas.  (ROL)

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Istimewa
Nasional

Polri Keluarkan Aturan Optimalkan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Melalui ETLE

Mei 19, 2023
Dukung Peningkatan Sektor Pariwisata, Muhammad Rudi Terima Penghargaan Indonesia Visioner Leader
Foto: BP Batam
Batam

Dukung Pariwisata, Muhammad Rudi Terima Penghargaan Indonesia Visioner Leader

Mei 19, 2023
BP Batam Tanggapi Keluhan Pemadaman Listrik di Kawasan Industri
Foto: BP Batam
Batam

BP Batam Tanggapi Keluhan Pemadaman Listrik di Kawasan Industri

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Muhammad Rudi Apresiasi Dukungan Masyarakat Dalam Pembangunan Kota Batam

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Bahas Tata Kelola Lahan dan Limbah, BP Batam Terima Kunjungan Studi Banding PPK Kemayoran

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Muhammad Rudi Berbagi Pengalaman Kepemimpinan

Mei 17, 2023

Discussion about this post

https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2023/09/Video-Legam-Indonesia.mp4

Popular Stories

  • Penyelesaian Tie-in Agreement (TIA) untuk proyek pipa West Natuna Transportation System (WNTS) – Pulau Pemping menjadi titik krusial yang membuka jalan dimulainya pembangunan fisik pipa gas WNTS–Pemping sekaligus memastikan kesiapan PLN EPI dalam menyerap gas domestik dari Natuna.
Foto: PLN

    PLN EPI Sepakati Perjanjian Penyambungan Pipa Dengan Operator West Natuna Group

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Universitas Islam As-syafi’iyah Perluas Jejaring Global di Persatuan Emirat Arab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Curhat Pedagang Kecil Saat Pemberlakuan PPKM Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Penyelesaian Tie-in Agreement (TIA) untuk proyek pipa West Natuna Transportation System (WNTS) – Pulau Pemping menjadi titik krusial yang membuka jalan dimulainya pembangunan fisik pipa gas WNTS–Pemping sekaligus memastikan kesiapan PLN EPI dalam menyerap gas domestik dari Natuna.
Foto: PLN

PLN EPI Sepakati Perjanjian Penyambungan Pipa Dengan Operator West Natuna Group

Februari 5, 2026
Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan BP Batam bersama TNI dan Polri melaksanakan penertiban tambang pasir ilegal di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim pada Rabu (04/02/26).
Foto: BP Batam

Ditpam BP Batam Bersama TNI dan Polri Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di KKOP Bandara

Februari 5, 2026
dialog dan penjajakan kemitraan dengan institusi pendidikan, riset, dan pengembangan keahlian berskala internasional pada 2-3/02/2026.
Foto: Istimewa

Universitas Islam As-syafi’iyah Perluas Jejaring Global di Persatuan Emirat Arab

Februari 5, 2026
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kondisi empat waduk yang menjadi sumber air bersih masyarakat Batam, Sabtu (31/01/26)
Foto: BP Batam

Tinjau Kondisi 4 Waduk, Waka BP Batam Pastikan Progres Perbaikan Pipa Distribusi dan Ketahanan Air Terjaga

Februari 3, 2026
Jumat (23/1/2026)
Foto: BP Batam

Kunker Antar Pulau, BP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

Januari 25, 2026
Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Twitter Instagram

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
  • World
  • Opinion
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In