
Batam | beritabatam.co : Lama jadi polemik di masyarakat Batam, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Mabes Polri akhirnya menjelaskan duduk perkara dugaan ijazah palsu strata satu Wali Kota Batam Muhammad Rudi.
Pada SP2HP dijelaskan proses penyelidikan terhadap perkara. Penyelidik telah melakukan langkah-langkah, yaitu telah melakukan interview terhadap enam orang saksi. Penyelidik telah melakukan analisa dokumen proses perkuliahan Rudi pada STIE Adhy Niaga dan penyelidik telah melaksanakan gelar perkara.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan gelar perkara, disimpulkan tidak ditemukan peristiwa pidana pemalsuan ijazah sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 93 Undang-undang nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi terkait ijazah strata 1 program studi manajemen STIE Adhy Niaga. Artinya ijazah saudara Rudi adalah asli dan tidak palsu.
Nomor registrasi ijazah 150.08.22.05/IJZ/2005 atas nama Rudi, bahwa ijazah tersebut benar diterbitkan oleh STIE Adhy Niaga selaku lembaga yang sah dan berwenang menerbitkan ijazah, dalam hal ini terakreditasi berdasarkan surat keputusan BAN perguruan tinggi Depdiknas RI nomor 051/BAN/PT/Ak-VII/S1/XI/2004 tanggal 26 November 2004.
Ir, Suparman SH,MH,M.Si, aktivis dan pemerhati sosial kota Batam ini mengatakan terkait kasus dugaan ijazah palsu Rudi adalah hal yang biasa. Menurutnya, sebagai seorang Walikota, tidak mungkin Rudi bertindak gegabah.
“Itu hal yang biasa, dan tidak mungkin seorang Rudi bertindak gegabah. Aku kenal dialah, ini semua kan politik. Cari-cari kesalahan orang, itu sudah biasa. Saya juga pernah dilaporkan oleh orang-orang tidak senang dengan saya. Tapi akhirnya semua laporan itu tidak bisa dibuktikan. Dan kini saya ikut caleg. Oleh KPU, sudah diperiksa, ternyata asli,” jelas Suparman, Jumat, (06/08/21).
Suparman menegaskan bahwa Rudi salah satu Wali Kota yang memperoleh predikat sebagai Wali Kota terbaik dalam Indonesia Innovation Award(IIA)2019 dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Suparman menjabarkan, beberapa inovasi yang dilakukan Rudi selama menjabat sebagai kepala daerah antara lain membangun infrastruktur dengan cepat, dan bermanfaat untuk masyarakat Batam, tutur Suparman,
Suparman meyakini, jika semua elemen kompak tentu pembangunan Batam akan lebih mudah dan lebih baik, Batam akan menjadi kota primadona, tutupnya (han dalimo)














Discussion about this post