
Viral | beritabatam.co : Pendiri Fast Retailing Co, Tadashi Yanai. Perusahaan yang menangani brand pakaian ternama Uniqlo mengumumkan keinginan untuk pengganti dirinya nantinya adalah seorang wanita.
baca juga : Hari Ini, Uniqlo LifeWear Buka Gerai Pertama di Batam – Tawarkan Kualitas, Budaya dan Gaya Hidup
Tadashi Yanai, miliarder berusia 70 tahun merasa, ditangan pemimpin wanita perusahaan besar di Asia itu akan menyonsong masa depan lebih baik.
“Pekerjaan itu lebih cocok untuk seorang wanita,” ujar Yanai, mengutip Bloomberg, Jakarta, Kamis (05/09/19), sebagaimana dimuat laman Liputan6.com
Orang dibalik kesuksesan brand pakaian ternama Uniqlo itu mengatakan, wanita lebih gigih, berorientasi lebih detail dan memiliki rasa estetika. Ketika Yanai semakin tua, dia lebih sering ditanya tentang suksesi di perusahaan, yang dia bangun dari toko penjahit ayahnya menjadi merek global.
Wanita yang dimaksud Yanai, besar kemungkinan adalha Maki Akaida. Perempuan yang tahun ini dipercaya menjalankan operasional Uniqlo Jepang. Akaida, (40), bergabung dengan Uniqlo dari tahun 2001. Ia berpengalaman mengelola toko Uniqlo di China dan Jepang. Pernah juga bergabung di divisi penjualan dan sumber daya manusia Uniqlo.
Yanai mengatakan dia ingin meningkatkan rasio eksekutif senior wanita menjadi lebih dari setengah. Fast Retailing saat ini memiliki enam wanita dalam peran tersebut, setelah mencapai tujuannya tahun lalu memiliki lebih dari 30% wanita di posisi manajemen.
Saham Fast Retailing pun naik 0,9% di perdagangan Tokyo pada hari Rabu kemarin.
Yanai membuat statemen tersebut di tengah Jepang sedang menghadapi pengawasan atas masalah gender dalam peran manajemen. Di mana hanya 4,1% dari jabatan eksekutif di perusahaan publik dipegang oleh wanita.
“Itu kemungkinan,” kata Yanai ketika ditanya apakah Akaida akan menjadi penerus potensial. (Red)














Discussion about this post