
Batam | beritabatam.co : Volume sampah di Kota Batam kini mencapai 1.000 ton per hari. Kondisi itu mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam mengambil langkah cepat dengan menyerahkan pengangkutan sampah dari TPS ke TPA kepada pihak swasta.
Kepala DLH Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan, menjelaskan skema swastanisasi ini akan diterapkan bertahap. Tahap awal menyasar 349 titik TPS yang tersebar di tiga kecamatan terpadat, yakni Sagulung, Sekupang, dan Batuaji.
Untuk mendukung program tersebut, DLH sudah memesan 170 bin kontainer yang akan datang pada November 2026 ini.
“Ini sudah kita pesan, dan nanti akan didistribusikan agar bisa dijadikan tempat pembuangan limbah rumah tangga sementara bagi masyarakat,” ujar Dohar saat dihubungi, Rabu (4/11).
Menurut Dohar, sosialisasi program ini sudah mulai berjalan di tingkat kelurahan di tiga kecamatan tersebut. Penempatan kontainer nantinya tidak asal diletakkan.
Pihaknya akan bermusyawarah dengan warga setempat agar lokasi penempatan tepat, tidak mengganggu aktivitas lingkungan, dan tetap menjaga estetika kota.
Dohar berharap, dengan hadirnya kontainer dan pola pengangkutan baru ini, tumpukan sampah di TPS bisa lebih cepat terangkut dan tidak lagi meluber ke jalan.
Ia juga meminta masyarakat disiplin membuang sampah langsung ke dalam kontainer yang sudah disediakan, bukan di luar atau di sembarang tempat. ( Gulo )









