
Kepri l beritabatam.co : Di ruang sidang DPRD Kepri, Iman Sutiawan, S.E. dikenal sebagai Ketua DPRD Kepulauan Riau periode 2024–2029.
Jabatan itu ia emban sejak Oktober 2024, setelah Partai Gerindra yang dipimpinnya sebagai Ketua DPD Kepri menang pemilu legislatif.
Lahir di Batam, 6 November 1975, karier politiknya dibangun dari bawah.
Ia dua periode jadi Wakil Ketua DPRD Kota Batam, 2014–2019 dan 2019–2020.
Tahun 2020, ia mundur untuk maju sebagai Calon Wakil Gubernur Kepri berpasangan dengan Soerya Respationo.
Meski belum berhasil saat itu, langkah politiknya tak surut. Basis massanya solid di Batu Aji, Sekupang, dan Belakang Padang.
Ia juga aktif berorganisasi. Pernah memimpin DPP PERPAT Kepri dan jadi Wakil Ketua HNSI Kota Batam.
Di mata publik, Iman lekat dengan citra politisi yang dekat kegiatan sosial dan hobi otomotif.
Citra itu kini berbalik jadi sorotan.
Sabtu pagi, 9 Mei 2026, videonya mengendarai Harley-Davidson FXDR BP 6215 VF viral.
Ia melintas Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, hingga Jembatan Sei Ladi. Berkemeja loreng, jeans, dan topi hitam tanpa helm.
Video “refreshing” itu ia unggah sendiri di @iman_sutiawan75. Lalu hilang setelah dikritik.
Sebagai mantan calon Wagub, ia pernah meminta kepercayaan publik untuk memimpin.
Kini, satu unggahan menguji semua rekam jejak itu.
Polda Kepri lewat Dirlantas Kombes Taufiq Lukman Nurhidaya sudah bicara. Koordinasi dengan Kasatlantas Polresta Barelang jalan.
Pengecekan dugaan pelanggaran lalu lintas masih berlangsung.
Iman belum bersuara. Publik menunggu sikapnya.
Pasal 106 ayat (8) UU LLAJ tak pandang jabatan. Wajib helm SNI bagi semua pengendara motor.
Ancaman Pasal 291 juga sama: kurungan 1 bulan atau denda Rp250.000.
Dari ruang rapat ke aspal jalanan, politikus senior ini sedang diuji.
Diuji bukan soal suara di dapil, tapi soal teladan di depan kamera ponsel warga. (Ben)














Discussion about this post