
Batam | beritabatam.co : Imbas semakin meluasnya penyebaran virus corona. Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menghimbau agar para perantau menunda untuk balik kampung hingga batas waktu tertentu.
Yang disambut baik oleh warga Minang yang ada di Kota Batam.
Ketua Generasi Muda (Gema) Minang Kota Batam, Antoni Lendra tidak mempermasalahkan hal tersebut bahkan ia mendukung penuh..
“Langkah pemerintah Sumbar itu sudah pas. Meski, saat momen istimewa Idul Fitri yang dirindukan itu tiba dan kampung halaman menanti,” kata Antoni, Selasa (24/03/20).
Menurutnya pihaknya di perantauan sudah biasa merantau bahkan merantau sudah tradisi bagi orang Minang.
“Ada pepatah Minang, Sayang Jo Kampuang Rantau Den Pajauah. Artinya supaya nantinya kalau berhasil di perantauan bisa membangun kampuang,” jelas Antoni.
Ia mengatakan, dengan tidak pulang pada masa-masa sulit karena dampak Covid-19 saat ini, adalah salah satu cara untuk menyelamatkan kampung halaman.
“Sayang jo kampuang tinggalkan lah kampuang dan merantau untuk mencari hidup yang lebih layak. Jadi istilah sangat melekat bagi kami. Jadi pada prinsipnya, kami setuju,” tutupnya. (Ng)














Discussion about this post